Kemampuan tali temali saat ini menjadi salah satu dasar dalam berbagai aktivitas luar ruang seperti pendakian gunung dan ilmu ke pramukaan. Oleh karena itu, ketika melakukan pendakian atau kegiatan alam terbuka lainnya, harus ada salah satu orang yang ahli dalam melakukan tali-temali. Sebab kemampuan ini akan bermanfaat untuk banyak keperluan.

Tanpa pengetahuan tentang beragam simpul tali, Superfriends akan kesulitan untuk melakukan banyak hal misalnya ketika pendakian sebagai salah satu perlengkapan gunung eiger, bahkan hal-hal yang tidak diinginkan dapat terjadi. Sebelum mengenal berbagai macam simpul, mari cari tahu tentang salah satu simpul yang paling banyak digunakan, yaitu simpul mati.

Apa itu simpul mati dan bagaimana cara membuatnya?

Pengertian simpul mati

Simpul mati atau reef knot merupakan salah satu jenis simpul yang digunakan untuk menyambung dua buah tali yang sama besar dalam keadaan kering. umumnya, simpul tali dipakai untuk mengakhiri suatu simpul.

Dengan fungsi dan manfaatnya, simpul tali menjadi salah satu jenis simpul yang paling banyak dipakai oleh orang-orang ketika melakukan berbagai aktivitas pendakian bahkan dalam kehidupan sehari hari serta banyak digunakan para pelatih yang sedang mengjar ilmu pramuka kepada peserta dari sekolah dari tingkat dasar sampai mahir.

Cara membuat simpul mati

  • Ambil dua buah tali kemudian letakkan tali pertama di atas tali yang lain. Untuk membuat simpul ini, Anda memerlukan dua buah benang, tali, dll. Atau Anda juga dapat memakai kedua ujung dari satu buah tali.
  • Lingkarkan tali pertama ke bawah tali yang kedua. Ujung tali pertama saat ini seharusnya mengarah ke kiri dan begitu juga sebaliknya
  • Perhatikan bahwa 2 langkah pertama yang telah dibahas tadi dalam membuat simpul mati ini sama seperti saat Anda mengikat tali sepatu. Sekali lagi, ini sama persis seperti saat Anda mulai mengikat tali sepatu. Pada langkah ini, Anda mempunyai apa yang disebut sebagai simpul setengah.
  • Lingkarkan kembali ujung tali pertama ke sebelah atas tali yang kedua. Perhatikan bahwa tali yang berada di atas tetap tali yang berwarna jingga. Ujung dari tali ini akan berada tepat di sebelah kiri pada awal langkah ini, namun tali ini tetap merupakan tali yang mula-mula berada di kanan, jadi tali inilah yang akan Anda letakkan tepat di atas tali lainnya pada tahapan ini.
  • Lingkarkan ujung tali pertama ke sebelah atas tali kedua. Langkah ini terlihat sama dengan Langkah 2, hanya dilakukan dengan arah yang berlawanan karena tali pertama sekarang ujungnya berada di sebelah kiri.

Tarik tali pertama Anda ke bawah tali kedua. Cobalah untuk menarik seluruh ujung tali dengan kuat. bila Anda tidak lakukan ini, simpul ini tidak akan bertahan lama bahkan bisa terlepas saat anda mengencangkannya.

  • Tarik kedua ujungnya dengan kuat supaya dapat mengencangkan.

Jika Anda telah mengencangkan tali dengan benar, maka akan terbentuk sebuah simpul rapi dan seragam yang terdiri dari dua lingkaran dengan satu lingkaran melilit di sekeliling dasar lingkaran yang lain.

  • Periksa simpul mati Anda.

Jika Anda telah mengencangkan tali dengan benar, akan terbentuk sebuah simpul rapi dan seragam yang terdiri dari dua lingkaran dengan satu lingkaran yang melilit di sekeliling dasar lingkaran yang lain.

  • Lepaskan simpul dengan cara menarik kedua tali yang melingkar ke arah luar. Melepaskan simpul mati itu cukup mudah, pegang pada bagian lengkung di setiap lingkaran dengan tangan Anda dan tarik ke arah berlawanan. Simpul akan terlepas dengan sendirinya.

Baca Juga :

Selain Rumah Adat, Taman Mini Indonesia Indah Punya Banyak Wahana Rekreasi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *